PERHATIAN

------------------- SELAMAT DATANG -------------------
Showing posts with label Kisah Para Rasul. Show all posts
Showing posts with label Kisah Para Rasul. Show all posts

31.7.26

ALLAH TIDAK MEMANDANG MUKA Kisah Para Rasul 10:34–35







ALLAH TIDAK MEMANDANG MUKA
Kisah Para Rasul 10:34–35


Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang.
Setiap orang dari bangsa mana pun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya.


Petrus menyadari sebuah kebenaran besar setelah Allah mempertemukannya dengan Kornelius: "Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang." Kasih dan keselamatan Allah tidak dibatasi oleh suku, bangsa, status sosial, ataupun latar belakang seseorang. Di hadapan Tuhan, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk datang kepada-Nya.

Allah tidak melihat penampilan luar, melainkan hati yang takut akan Dia dan hidup dalam kebenaran. Siapa pun yang sungguh-sungguh mencari Tuhan dan mau menaati firman-Nya diterima oleh-Nya. Anugerah Allah terbuka bagi semua orang yang percaya kepada Yesus Kristus.

Karena itu, sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil untuk memiliki hati yang sama seperti Tuhan. Jangan menghakimi atau membeda-bedakan orang berdasarkan kekayaan, pendidikan, jabatan, ataupun asal-usul. Kasih Kristus harus nyata melalui sikap yang menerima, mengasihi, dan melayani semua orang tanpa pilih kasih.

Hari ini, marilah kita bersyukur karena Tuhan menerima kita bukan karena kelayakan kita, tetapi karena kasih karunia-Nya. Biarlah hidup kita menjadi saluran kasih Allah, sehingga semakin banyak orang mengenal bahwa Tuhan adalah Allah yang mengasihi semua orang tanpa memandang muka.

Amin.

lihat selengkapnya......

21.10.23

MEMBAGIKAN KEBAIKAN ALLAH (Kisah Para Rasul 3:6)

RENUNGAN HARIAN
Sabtu, 21 Oktober 2023

MEMBAGIKAN KEBAIKAN ALLAH
Kisah Para Rasul 3:6



Tetapi Petrus berkata: "Emas dan perak tidak ada padaku, 
tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: 
Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!" 
(Kisah Para Rasul 3:6)


Dalam ayat ini, kita melihat Petrus dan Yohanes bertemu dengan seorang pria lumpuh sejak lahir di pintu Gerbang Indah di Bait Allah. Pria ini memohon sedekah kepada mereka, tetapi Petrus memberinya lebih dari yang dia harapkan.

Renungan dari ayat ini dapat menginspirasi kita dalam beberapa cara:

1) Kekuatan dalam Nama Yesus Kristus: 
Petrus dengan tegas mengatakan bahwa dia mungkin tidak memiliki harta benda fisik seperti emas atau perak, tetapi dalam nama Yesus Kristus, dia memiliki kekuatan untuk membawa penyembuhan dan perubahan serta keselamatan. Ini mengingatkan kita akan kekuatan iman dan doa kita dalam hidup sehari-hari.

2) Pemberian yang Lebih Besar: 
Petrus memberikan pria lumpuh ini lebih dari yang dia minta. Ini mengajarkan kita untuk memberi dengan sukacita dan berlimpah kepada mereka yang membutuhkan, dan juga untuk tidak hanya memberikan apa yang mereka harapkan, tetapi memberikan harapan dan pemulihan.

3) Kuasa Yesus untuk Memulihkan: 
Ini adalah pengingat kuat bahwa Yesus Kristus adalah sumber penyembuhan dan pemulihan. Ketika kita berjalan dalam iman dan mengandalkan nama-Nya, mukjizat dan perubahan besar bisa terjadi dalam hidup kita dan orang lain.

4) Menjadi Alat Tuhan: 
Petrus dan Yohanes adalah alat Tuhan dalam momen ini. Mereka menjalankan panggilan mereka sebagai rasul dengan iman yang kuat dan ketaatan kepada Kristus. Ini mengingatkan kita untuk menjalani panggilan kita dalam hidup ini dan menjadi alat dalam tangan Tuhan.

Dengan demikian, Kisah Para Rasul 3:6 mengajarkan kita tentang kekuatan iman, pemberian yang berlimpah, kuasa penyembuhan Yesus, dan panggilan kita untuk menjadi alat Tuhan dalam dunia ini untuk membagikan kebaikan Allah. Ini adalah sebuah panggilan untuk hidup dengan iman, berbagi kasih, dan menjadi sumber harapan dan penyembuhan bagi mereka yang kita temui dalam hidup kita. Amin.

lihat selengkapnya......

13.10.23

TUHAN ADA ( Kisah Para Rasul 2 : 25 )


RENUNGAN HARIAN
JUMAT, 13 Oktober 2023

TUHAN ADA
( Kisah Para Rasul 2 : 25 )


Sebab Daud berkata tentang Dia: 
Aku senantiasa memandang kepada Tuhan, 
karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.
(Kisah Para Rasul 2 : 25)

Kisah Para Rasul 2:25 mengutip perkataan Raja Daud dalam salah satu Mazmurnya, yaitu Mazmur 16:8. Daud adalah seorang yang mengalami berbagai peristiwa dalam hidupnya, termasuk perjuangan dan kemenangan. Dalam renungan ini, kita dapat memahami beberapa pesan penting:

1) Kepercayaan kepada Tuhan: 
Daud menyatakan bahwa dia senantiasa melihat Tuhan di hadapannya. Ini adalah ungkapan kepercayaan yang mendalam kepada Allah. Kita juga diajak untuk memiliki kepercayaan yang kuat kepada Tuhan dalam setiap aspek kehidupan kita.

2) Kekuatan dalam Kehadiran Tuhan: 
Daud merasakan bahwa Allah selalu ada di sebelah kanannya. Ini menggambarkan keyakinan bahwa Allah memberikan perlindungan dan kekuatan. Demikian pula, kita dapat mencari kekuatan dalam hubungan kita dengan Tuhan.

3) Keutamaan Kehadiran Tuhan: 
Daud menyatakan bahwa Allah ada di sebelah kanannya untuk membuatnya kokoh. Ini mengajarkan kita bahwa kehadiran Tuhan adalah sumber kekuatan dan keteguhan dalam hidup kita. Ketika kita memprioritaskan hubungan kita dengan Tuhan, kita akan menjadi lebih tangguh dalam menghadapi tantangan.

4) Kesetiaan dan Kekuatan Dalam Perjalanan Iman: 
Daud adalah salah satu figur dalam Alkitab yang mengalami berbagai perjalanan iman, dengan kemenangan dan kegagalan. Namun, kesetiaannya kepada Tuhan adalah ciri yang menonjol. Demikian juga, kita diingatkan untuk tetap setia kepada Tuhan dalam perjalanan iman kita, karena di dalam-Nya kita akan menemukan kekuatan dan kekokohan.


Renungan ini mengajak kita untuk merenungkan pentingnya kepercayaan kepada Tuhan, kehadiran-Nya dalam hidup kita, dan bagaimana kesetiaan kepada-Nya memberikan keteguhan dan kekuatan. 


Ilustrasi untuk mempermudah pemahaman:

Bayangkan Saudara adalah seorang penjelajah yang berada di hutan yang gelap dan penuh tantangan. Saudara merasa cemas dan takut karena hutan ini sangat besar dan penuh dengan rintangan.

Sekarang, bayangkan ada seorang pemandu yang hebat yang selalu berada di sebelah kanan Saudara. Pemandu ini tahu jalan-jalan yang sulit dan dapat memberi Saudara panduan, nasihat, dan keberanian saat Saudara merasa terancam oleh rintangan-rintangan di hutan.

Dalam ilustrasi ini:

Hutan yang gelap dan penuh tantangan melambangkan hidup kita yang penuh dengan tantangan, ketidakpastian, dan rintangan. Pemandu yang selalu berada di sebelah kanan Saudara melambangkan kehadiran Allah dalam hidup Saudara, yang selalu siap memberi bimbingan dan kekuatan.

Ketika Saudara merasa cemas dan takut di dalam hutan, Saudara tahu bahwa pemandu tersebut selalu ada untuk membuat Saudara merasa aman dan kuat. Ini menggambarkan keyakinan Saudara kepada Tuhan.

Dengan pemandu yang selalu ada di sebelah kanan Saudara, Saudara merasa lebih percaya diri dalam menjalani perjalanan Saudara dan menghadapi rintangan yang mungkin muncul. Demikian pula, dalam hidup kita, kepercayaan kepada Allah dan kehadiran-Nya adalah sumber kekuatan dan keteguhan yang membuat kita lebih percaya diri dalam menghadapi tantangan. Amin.

lihat selengkapnya......

28.1.21

SAKSI KRISTUS ( Kisah Para Rasul 22:15 )


SAKSI KRISTUS 

( Kisah Para Rasul 22:15 )

 


 

01. Marende BE. 666 : 1  (Ingkon do boanonta Barita)

Ingkon do boanonta Barita, tu inganan na holom i
I ma holong nang hasintongan dame na manongtong i
Dame na manongtong i

Ai naung binsar do hatiuron
Nunga salpu na holom i
Huaso ni Kristus hot tongtong salelenglelengnai

 

 

02. Doa:

Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah Bapa kita

dan dari anakNya Tuhan Yesus Kristus. Amin.

 
03. Renungan : SAKSI KRISTUS ( Kisah Para Rasul 22:15 )

Sebab engkau harus menjadi saksi-Nya terhadap semua orang tentang apa yang kaulihat dan yang kaudengar.

 

Saudaraku,

Dalam Alkitab, dapat kita lihat bagaimana kegigihan rasul Paulus yang tiada hentinya, belum lagi selesai di satu tempat mengajar dan berkhotbah tetapi di tempat lain kedatangannya sudah dinantikan orang banyak. Paulus bekerja siang dan malam, ia pernah hamper tenggelam di tengah lautan, dia bekerja sambilan sebagai tukang tenda supaya dapat membelanjai hidupnya, lalu diejek, ditolak dan dipenjara.

 

Jika manusia melihat pengalaman Paulus dalam pemberitaannya bisa saja dianggap sebagai kesia-siaan namun rasul Paulus justru berpandangan, begitulah cara Allah menguatkan, menghibur, menyatakan diriNya mengungkapkan rahasia Allah dalam penderitaan. Namun tanggan Allah cukup berarti baginya.

 

Sebagai orang Kristen, bagaimana kesaksian kita atas apa yang kita alami dalam mengikut Tuhan? Sudahkah kita menceritakan keselamat dari Tuhan kepada orang lain melalui perkataan, tingkah laku dan buah pikir kita? Rajinlah memberitakan Injil, selalu jadi saksi dan salurkan kasih Kristus di dalam keluarga, masyarakat dan ruang lingkup pekerjaan kita meskipun ada tantangan dan hambatan seperti ada ungkapan: semakin dihambat semakin merambat, semakin orang mencela semakin ia bersuara nyaring mengabarkan kebangkitan Kristus, semakin orang mempertanyakan keabsahannya semakin ia membuktikan bahwa Roh Kudus menjadi sumber kekuatan bagi dirinya. Tetaplah semangat, salam sehat, Tuhan Yesus memberkati. Amin.


 
04. Berdoa: Doa Bapa kami....

 


Pdt Muribo Pasaribu Pendeta Fungsional HKBP Resort Cibubur Distrik VIII DKI Jakarta Raya Jl. Rawa Bola RT. 006 / 07 No. 26 Komp. Cibubur Indah II Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur 13730

lihat selengkapnya......

23.8.20

LAWAN KUASA KEGELAPAN ( KISAH PARA RASUL 19 : 13 - 20 )





MONANG MARADOPHON HUASO HAGOLAPON

( Kisah Para Rasul 19:13-20 )

 

 

1.    Di Zaman najolo sahat tu nuaeng on, marak do pe angka Praktek-praktek okultisme (kuasa kegelapan), ima mistik, pardukunan / hadatuon:

a.    Godang jolma laho tu datu mangalului solusi, jalan keluar memecahkan masalah na niadoapnna. Na godangan masalah diadopi hita jolma.

-          Songon na lomo roha ni itoani tu na nilomohon ni rohana, laho tu datu, asa boi dipelet. Molo didok zaman nueang, cinta ditolak, maka dukun bertindak.

-          Ala bersaing inanta na sadaan tu donganna an, ia tigatigana (usaha / bisnis) laku, hape tigatiga niba lanohon, laho ma tudatu asa dibahen pelaris,...laris manis...

-          Unang sai momaron simalolong ni amantana tu inani halak manang anak boru, laho inanta i tu datu, dipasang ma susuk, asa torus dibereng amanta, bagak hian inantanai, pola sahat tu na marnipinipi..Molo he laho hamu tu Bekasi...ndang segan-segan jolma mangalehon no handphona (HP) dengan judul: Anda ingin susuk? Hub, no sekian...

-          Nga songon na puluhan taon na karejo on dah, hape ndang hea naik jabatan, manang asa pintor dipliit gabe pimpinan, laho jolma on tu datu.

-          Songon na dangol tortus ngoluan dah...ndang hea mandai na tabo, angka na ribur, manonton, mangan di restoran...laho tu datu....asa mamora.

-          Holan na sogo sasahalak tu donganna, cemburu manang naeng papuashon rasa dendam...laho tu datu, molo daerah-daerah terpencil on ma na nidok, SANTET, manang BEGU GANJANG.

-          Songoni ma satorusna....di huta, di kota...sama saja koq..masih marak hal-hal seperti itu.

-          Songon na so mampan do obat ni dokter, laho tu datu, asa boi malum..

 

b.    Ndang sadar jolma na mangulahon songoni, apalagi halak Kristen ibana, on ma dosa na nihagigihon Debata.

-          Dia sudah menduakan Allah.

-          Arta portibion gabe debatana

-          Mangasahon gogo ni portibion, ima halak na dumangol.

-          Ndang sadar jolma i, nunga dihaliangi sibolis, nunga dirajai sibolis, nunga milik ni sibolis ibana di si.

 

c.    Hape ndang tasadari, na dipaotooto sibolis do hita di si, pardatu i pe, na mangalului keuntungan do ibana di si.

-          Hea do taboto, mamora angka datu i?, alai sai dipangido jolma asa mamora ibana, kan lucu do i.

-          So adong singkolna alai olo dipaotooto jolma, tidak sedikit ya yang berpendidikan pergi ke situ.

 

d.   Zaman dulu hingga kini, ada saja orang mau dipakai Iblis, untuk menjadi alatnya, menjadi budaknya Iblis, menjadi penyihir. Laki atau perempuan sama saja.

-          Ada daerah-daerah tertentu sarat dengan kuasa kegelapan.

 

2.    Huria ni Tuhanta.

Naeng marsiajar hita, sian pangalaho ni angka anak ni Skoias (Skewa) anak ni malim Jahudi, na naeng palaohon tondi na hodar, ido profesi nasida.

Kota Efesus ima kota pelabuhan na mansai ribur jala marragam budaya adong disi. Alai kota on, mansai lohot do pe hasipelebeguon, kota berhala.

a.    Di Efesus, mangajari do si Paulus di parguruan di si lelengna 3 bulan, diajari ma nasida taringot tu Harajaon ni Debata.

b.    Laos disi 2 taon si Paulus mangajari dohot marjamita i di sikola ni si Tiranus,  martungkar pingkiran tu ragam ni jolma.

c.    Godang angka tanda halongangan dipatupa Ap. Paulus, mujizat2 terjadi, dipamalum angka na marsahit dohot angka partondi na hodar (8-12).

 

3.    Di Efesus, gogo hian dope di si pengaruh dohot praktek2 sihir2, dohot hadatuon, luar biasa do okultisme di si.

PARJOLO: UNANG DISALAHGUNAHON GOAR NI JESUS

a.    Di turpuk ta, dipaboa na adong do angka na maotmaot, angka sipabali begu, na manguji mamangke gora ni Jesus i tu angka partondi na hodar, ninna “Mangasahon Jesus na binaritahon si Paulus, hupabali ma hamu.”

b.    Angka ise ma nasida, ternyata nasida 7 halak, ima angka anak ni si Skoias (Skewa), malim di Jahudi.

-          Ironis na, anak ni malim do nasida hape ulaulana: TUKANG SIHIR, na mencoba pabali sibolis marhite Goar ni Jesus, na binaritahon si Paulus.

-          Mungkin adong do alasanna: ala leleng do Paulus di Efesus, na hea ma dibege manang diida nasida Paulus pabalihon sibolis, i, haru marhite sekka dohot sampesampe ni si Paulus, boi malum na hansitan jala ruar angka tondi na hodar sian na marsahiti.

-          Dirimpu angka anak ni si Skoias i do, GOAR NI JESUS i songon MANTRA i..holan didok pintor marhuaso.

-          Sian dia ma dalan na, haru nasida NDANG PORSEA di Jesus, alai naeng mangasahon goar-Na, nda holan naeng mangalului keuntungan nasida di si? 

-            Boi do ditanda nasida si Paulus alai ndang ditanda nasida ise Jesus i?

 

4.    Molo tapaihut, songon dia ma respon ni halak partondi na hodari, mangalusi angka anak si Skoias i, ala ndang olo tondi na hodar ruar sian na marsahit i?

a.    Didok tondi na hodar i ma mangalusi: “Na hutanda anggo Jesus, si Paulus pe huboto, alai anggo hamu ise do hamu?”

b.    Laos ditahopi jolma partondi na hodari ma nasida, dipatunduk, digosagosa, pola marsaemara jala mabugang nasida maporussian jabu i.

c.    Luar biasa do tindakan tondi na hodar i.

d.   Siapa sangka ya ini menjadi titik tolak pertobatan besar di Efesus.

 

5.    Luar biasa do peristiwa on, naeng dohononna di si, Nama Yesus tidak bisa disalahgunakan, apalagi dipergunakan seperti MANTRA. Yesus, Dia adalah TUHAN tidak bisa dikendalikan oleh manusia.

-          Meski mereka memakai Nama Yesus, Iblis tidak takut, karena apa? Karena mereka sendiri tidak percaya kepada Yesus, tetapi Paulus. Ndang ise na mamboan hata ni debata, alai hata ni Debata i ma na naeng itajalo.

-          Nuaeng sai adong do halak memberhalakan ise Parjamitana, ndang jamitanai dibereng.

-          Karena mereka tidak menerima Yesus secara pribadi sehingga tidak memiliki kuasa Roh Kudus untuk melawan kuasa kegelapan. Mereka menganggap nama Yesus ini seperti  MANTRA. Jangan memakai nama Yesus seperti mantra ketika diperlukan baru dipanggil. Nama Yesus harus hidup di dalam diri manusia. Bagaimana caranya? Taatilah Firman dan perintah Tuhan.

 

6.   Akibat dari peristiwa itu, maka terjadilah Pembakaran kitab-kitab sihir di hadapan umum (ay 19), menunjukkan bahwa orang yang baru percaya itu segera diajar untuk meninggalkan perbuatan-perbuatan ilmu gaib.

 

a.   Ilmu gaib, guna-guna, ilmu sihir, spiritisme, dan perbuatan gaib yang sama merupakan tindakan-tindakan setan yang bertentangan sama sekali dengan iman Kristen. Tidak mungkin seorang menjadi orang Kristen sungguh dan pada saat bersamaan terlibat dengan roh-roh atau, berusaha menghubungi orang yang sudah mati.

b.   Allah mengutuk semua kegiatan seperti itu sebagai kekejian (Ul 18:9-13). Bermain-main dengan ilmu sihir dan spiritisme akan membuat seorang terbuka kepada pengaruh setan yang kuat dan kerasukan setan.

 

7.    Mengenai tukang-tukang jampi Yahudi, bdk Mat 12:27. Yesus sendiri dan sesudahnya para rasul, bdk Kis 5:16; 16:18 seringkali membebaskan orang yang kerasukan setan, bdk Mat 8:29+

Ialah: sihir, tenung, tahayul dan sebagainya. Kota Efesus terkena karena hal semacam itu.

a.   Ay 20; Dalam naskah Aleksandria ayat ini berbunyi: Dengan jalan itu maka oleh kekuasaan Tuhan makin tersiarlah firman dan makin berkuasa.

 

b.   Datang mengaku di muka umum bahwa mereka pernah turut melakukan perbuatan-perbuatan jahat (ay 18-19). Nasib yang dialami tujuh tukang jampi tersebut membuat banyak tukang jampi lain bertobat. Datang dan mengaku di muka umum bahwa mereka pernah turut melakukan perbuatan-perbuatan seperti itu.

 

c.   itu berarti bahwa mereka telah meninggalkan praktik sihir mereka sebab waktu itu orang percaya bahwa rahasia-rahasia sihir akan hilang ketika diakui di hadapan umum. Para tukang jampi lainnya menyerahkan kitab-kitab mereka yang berisi mantera-mantera untuk dibakar di hadapan umum. Sejumlah naskah berisi mantera semacam itu telah ditemukan. Seluruh kitab yang dibakar di Efesus pada waktu itu harganya diperkirakan sekitar sepuluh ribu dolar.

8. Perhatian orang banyak terhadap peristiwa ini, dan kesan baik yang mereka dapatkan (ay. Kis 19:17): Hal itu diketahui oleh seluruh penduduk Efesus, baik orang Yahudi maupun orang Yunani. Peristiwa itu menjadi bahan pembicaraan seluruh kota. Dan sebagai akibatnya,

a.   (1) Orang banyak menjadi ketakutan: maka ketakutanlah mereka semua. Dalam peristiwa ini mereka melihat kejahatan setan yang mereka layani, dan kuasa Kristus yang mereka lawan. Dan kedua-duanya sungguh mengerikan. Mereka melihat bahwa nama Kristus tidak boleh dipermainkan, tidak pula agama-Nya boleh dicampuradukkan dengan kepercayaan-kepercayaan takhayul dari agama kafir.

b.   (2) Allah dimuliakan. Nama Tuhan Yesus, yang dengannya hamba-hamba-Nya yang setia mengusir setan dan menyembuhkan penyakit, tanpa menemui perlawanan, menjadi makin masyhur. Karena tampaklah sekarang bahwa nama-Nya mengatasi segala nama.

lihat selengkapnya......