Petrus menyadari sebuah kebenaran besar setelah Allah mempertemukannya dengan Kornelius: "Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang." Kasih dan keselamatan Allah tidak dibatasi oleh suku, bangsa, status sosial, ataupun latar belakang seseorang. Di hadapan Tuhan, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk datang kepada-Nya.
Allah tidak melihat penampilan luar, melainkan hati yang takut akan Dia dan hidup dalam kebenaran. Siapa pun yang sungguh-sungguh mencari Tuhan dan mau menaati firman-Nya diterima oleh-Nya. Anugerah Allah terbuka bagi semua orang yang percaya kepada Yesus Kristus.
Karena itu, sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil untuk memiliki hati yang sama seperti Tuhan. Jangan menghakimi atau membeda-bedakan orang berdasarkan kekayaan, pendidikan, jabatan, ataupun asal-usul. Kasih Kristus harus nyata melalui sikap yang menerima, mengasihi, dan melayani semua orang tanpa pilih kasih.
Hari ini, marilah kita bersyukur karena Tuhan menerima kita bukan karena kelayakan kita, tetapi karena kasih karunia-Nya. Biarlah hidup kita menjadi saluran kasih Allah, sehingga semakin banyak orang mengenal bahwa Tuhan adalah Allah yang mengasihi semua orang tanpa memandang muka.
Amin.

No comments:
Post a Comment