PERHATIAN

------------------- SELAMAT DATANG -------------------
Showing posts with label Markus. Show all posts
Showing posts with label Markus. Show all posts

3.12.23

Maafkanlah



RENUNGAN HARIAN
Senin, 04 Desember 2023

MAAFKANLAH
( Markus 11 : 25 )


Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu."
( Markus 11 : 25 )


Renungan dari ayat ini mengajarkan tentang pentingnya memaafkan. Ketika kita berdoa, kita diingatkan untuk memaafkan orang lain. Ini bukan hanya mengenai memberi maaf secara lisan, tetapi juga tentang menghapuskan perasaan negatif dalam hati kita terhadap orang lain. Ketika kita memaafkan, kita membuka pintu untuk menerima ampunan dari Tuhan.

Hal ini juga menekankan hubungan antara kehidupan spiritual dan hubungan manusiawi. Kesediaan kita untuk memaafkan berdampak pada hubungan kita dengan Tuhan. Ketika kita membebaskan diri dari beban dendam dan kebencian, kita dapat lebih dekat dengan-Nya.

Dalam kebaikan hati kita kepada orang lain, kita mencerminkan kasih dan ampunan yang Tuhan berikan kepada kita. Renungan ini mengingatkan kita bahwa mengampuni adalah bagian penting dari perjalanan rohani kita dan merupakan manifestasi dari kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari kita. Amin.

DOA :

Kiranya Tuhan senantiasa memberikan  perlindungan mulai pagi hingga malam. Tuhan juga menambah semangat baru dalam mengerjakan pekerjaan, usaha maupun pelayanan kita semua.

 

Tuhan juga memberikan kebahagiaan bagi yang berulang tahun kelahiran maupun berulang tahun pernikahan, kiranya Tuhan diberikan Tuhan umur panjang dan dilancarkan dalam meraih rejeki serta bertambah sukacita bagi keluarga besar.

 

Kiranya Tuhan menyembuhkan kita dan memulihkan kita dari penyakit. Bagi yang berduka kiranya diberikan penghiburan dari Allah yang Maha Tinggi. Tuhanlah yang memberikan pekerjaan sesuai dengan talenta dan keahliannya.

 

Tuhanlah yang mempertemukan jodohnya dan memberkati tepat pada waktunya. Tuhanlah yang menambahkan sukacita bagi keluarga yang menantikan keturunan tepat pada waktunya. 

  

Kiranya Tuhan menambahkan kebahagiaan kepada Ny. Pdt. L. Napitupulu dan anak-anaknya di Medan. Kiranya Ibu Pervy br Sirait (Ny. Panjaitan) di Cikarang Barat diberikan kesembuhan atas maag dan syarafnya. Tuhan memulihkan kesehatan Ibu Hetty br Panjaitan (Ny. Sinaga - Op. Ido Tua Boru) di TWI Cibitung yang telah menjalani operasi pengangkatan ginjal. Tuhan jugalah yang merawat dan menghibur Ibu Ny. Panjaitan br Hutabalung (Op. Daniel Boru) di TWI Cibitung). Kiranya Tuhan menunjukkan mujizat kesembuhan buat Ibu St E. br Hutabarat (Op. Gaby) Bekasi yang sudah dirawat Rumah. Kiranya Tuhan juga menyembuhkan Bapak Pernando Simanjuntak Bekasi agar semakin sehat. Kiranya memulihkan kesehatan Ronita Manik Sidikalang yang masih batuk berkepanjangan agar sembuh dan bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami naikkan doa ini. Amin.

 

lihat selengkapnya......

2.12.23

ADVENT BERJAGA-JAGALAH

RENUNGAN HARIAN

Minggu, 03 Desember 2023

 

ADVENT BERJAGA-JAGALAH

( Markus 13 : 24 – 37 )

 

 

Renungan dari Markus 13:24-37 mengajak kita untuk merenung tentang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya. Dalam pasal ini, Yesus memberikan gambaran tentang tanda-tanda yang akan terjadi sebelum hari-Nya yang besar itu.

 

Ayat 24-25 menggambarkan peristiwa-peristiwa luar biasa di langit dan bumi sebagai tanda kedatangan-Nya. Ini menciptakan suasana tegang dan mencekam, tetapi bagi orang percaya, ini adalah tanda harapan karena mendekatnya pemenuhan janji Tuhan.

 

Dalam ayat 26-27, Yesus menekankan kedatangan-Nya dengan kemuliaan dan kuasa-Nya yang besar. Ini adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh semua orang percaya, di mana Yesus datang untuk mengumpulkan umat-Nya dari segala penjuru bumi. Kita sebagai orang percaya diseru untuk tetap setia dan berpegang pada iman kita, karena hari itu pasti akan datang.

 

Ayat 28-31 mengajarkan kita untuk memperhatikan tanda-tanda waktu, seperti pohon ara yang sudah bertunas daunnya. Begitu juga, tanda-tanda kedatangan-Nya akan terlihat di dunia ini. Kita diingatkan untuk tidak lengah dan tetap waspada, karena hanya Tuhan yang mengetahui waktu pasti kedatangan-Nya.

 

Ayat 32-37 menegaskan bahwa walaupun tanda-tanda dapat diobservasi, tetapi hanya Bapa yang mengetahui waktu pasti kedatangan-Nya. Oleh karena itu, kita sebagai umat-Nya harus tetap siap sedia, seperti hamba yang menunggu tuannya pulang. Kita tidak tahu kapan Yesus akan datang, tetapi kita diingatkan untuk terus menjaga iman, hidup kudus, dan melayani dengan setia.

 

Renungan ini mengajak kita untuk merenung tentang kesiapan kita menyongsong kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya. Apakah kita hidup dengan penuh harapan dan kesiapan, atau malah terlena dan lengah? Marilah kita terus mempersiapkan hati dan hidup kita agar saat Dia datang, kita dapat menyambut-Nya dengan sukacita dan penuh iman. Amin.

  

DOA :

 

Kiranya Tuhan senantiasa memberikan  perlindungan mulai pagi hingga malam. Tuhan juga menambah semangat baru dalam mengerjakan pekerjaan, usaha maupun pelayanan kita semua.

 

Tuhan juga memberikan kebahagiaan bagi yang berulang tahun kelahiran maupun berulang tahun pernikahan, kiranya Tuhan diberikan Tuhan umur panjang dan dilancarkan dalam meraih rejeki serta bertambah sukacita bagi keluarga besar.

 

Kiranya Tuhan menyembuhkan kita dan memulihkan kita dari penyakit. Bagi yang berduka kiranya diberikan penghiburan dari Allah yang Maha Tinggi. Tuhanlah yang memberikan pekerjaan sesuai dengan talenta dan keahliannya.

 

Tuhanlah yang mempertemukan jodohnya dan memberkati tepat pada waktunya. Tuhanlah yang menambahkan sukacita bagi keluarga yang menantikan keturunan tepat pada waktunya. 

 

 

Kiranya Tuhan menambahkan kebahagiaan kepada Ny. Pdt. L. Napitupulu dan anak-anaknya di Medan. Kiranya Ibu Pervy br Sirait (Ny. Panjaitan) di Cikarang Barat diberikan kesembuhan atas maag dan syarafnya. Tuhan memulihkan kesehatan Ibu Hetty br Panjaitan (Ny. Sinaga - Op. Ido Tua Boru) di TWI Cibitung yang telah menjalani operasi pengangkatan ginjal. Tuhan jugalah yang merawat dan menghibur Ibu Ny. Panjaitan br Hutabalung (Op. Daniel Boru) di TWI Cibitung). Kiranya Tuhan menunjukkan mujizat kesembuhan buat Ibu St E. br Hutabarat (Op. Gaby) Bekasi yang sudah dirawat Rumah. Kiranya Tuhan juga menyembuhkan Bapak Pernando Simanjuntak Bekasi agar semakin sehat. Kiranya memulihkan kesehatan Ronita Manik Sidikalang yang masih batuk berkepanjangan agar sembuh dan bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami naikkan doa ini. Amin.

 

 

 

 

 

lihat selengkapnya......

4.11.23

MELAYANI DUNIA

RENUNGAN HARIAN
Sabtu, 04 Nopember 2023

MELAYANI DUNIA
( Markus 10:45 )




Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
( Markus 10:45 )


Ayat ini menggambarkan ajaran Kristus tentang sifat pelayanan dan pengorbanan-Nya yang merupakan contoh bagi kita semua. Kristus, yang dijuluki "Anak Manusia," datang ke dunia bukan untuk menerima penghormatan dan pelayanan dari manusia, melainkan untuk memberikan pengorbanan dan melayani orang lain. Ia menegaskan bahwa pelayanan adalah panggilan yang mulia dan penuh makna.

1) Pelayanan adalah panggilan
Yesus mengajarkan kita bahwa hidup ini bukanlah tentang mencari kepentingan pribadi, melainkan untuk melayani orang lain. Ini adalah panggilan yang mengubah cara kita berpikir tentang kesuksesan dan kebahagiaan.

2) Memberikan nyawa-Nya
Yesus datang ke dunia untuk memberikan nyawa-Nya sebagai penebusan dosa manusia. Tindakan-Nya menggambarkan kasih karunia yang tak terukur, yang memberi kita pengharapan dan kehidupan kekal.

3) Penebusan bagi banyak orang
Inilah inti Injil. Yesus Kristus menawarkan penebusan bagi semua orang yang percaya pada-Nya. Ini adalah tanda kasih Allah yang tak terbandingkan yang menjangkau semua lapisan masyarakat dan budaya.

Renungan ini mengingatkan kita untuk hidup dengan rendah hati, penuh pelayanan, dan berbagi kasih Allah dengan banyak orang. Kita dapat mengambil inspirasi dari Yesus Kristus yang menjadi teladan sejati tentang apa artinya melayani dan memberikan nyawa-Nya demi penebusan kita.

Dalam hidup sehari-hari, kita sering terjebak dalam upaya mencari keuntungan pribadi, popularitas, atau kekuasaan. Namun, ajaran Kristus mengingatkan kita untuk mengubah paradigma tersebut. Kita diajak untuk mengikuti teladan-Nya dan menjadi hamba yang melayani orang lain. Pelayanan yang tulus dan pengorbanan adalah jalan yang mengarah kepada kehidupan yang bermakna dan penuh kasih.

Penting untuk memahami bahwa pelayanan yang disebutkan dalam ayat ini bukanlah sekadar perbuatan fisik, tetapi juga melibatkan pengorbanan nyawa-Nya. Kristus datang untuk menjadi tebusan bagi banyak orang, memberikan hidup-Nya sebagai ganti hidup kita yang berdosa. Dalam hal ini, Kristus memberikan contoh tertinggi tentang cinta kasih dan pengorbanan yang tak terbatas.

Melalui renungan hari ini kita diajarkan untuk merenungkan kembali prioritas hidup kita. Bagaimana kita dapat lebih tulus melayani orang lain? Bagaimana kita dapat lebih banyak memberikan dari diri kita tanpa mengharapkan balasan? Ajaran ini mengingatkan kita bahwa pelayanan dan pengorbanan adalah cara yang benar untuk mencerminkan cinta kasih Allah dalam kehidupan kita sehari-hari. Semoga kita dapat mengikuti teladan Kristus dan menjadikan pelayanan sebagai dasar hidup kita. Amin.

lihat selengkapnya......

11.1.22

MENUNTASKAN AMANAT AGUNG (Markus 16:15-20)




MENUNTASKAN AMANAT AGUNG

(Markus 16:15-20)
 


Tuhan Yesus tidak hanya berkata, "Marilah kepada-Ku..." atau "Ikutlah Aku..." tetapi la juga berkata, “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah..." Tuhan Yesus tidak hanya memanggil tetapi juga mengutus orang percaya. Sekalipun la naik ke sorga, namun misi-Nya tidak berakhir begitu saja. la memberdayakan orang percaya menjadi mitra-Nya dalam misiNya. Ada tiga hal yang ditekankan firman-Nya dalam perayaan Kenaikan Tuhan Yesus Kristus :

Pertama, beritakanlah keselamatan-Nya. Itulah misi Kristus kepada kita. Karya keselamatan itu ditujukan kepada dunia ini (Yoh. 3:16) dan orang percaya wajib menghidupi dan memberitakan keselamatan itu. Namun lingkungan hidup juga sedang menjerit karena banyak faktor termasuk polusi (Rm. 8:22). Karena itu, merawat lingkungan hidup, menghemat penggunaan energi (misalnya AC, lampu), menguji emisi kendaraan pribadi merupakan sebagian upaya menghidupi dan memberitakan keselamatan tersebut kepada segala makhluk.

Kedua, mengalami mujizat-Nya. Apakah mujizat Tuhan masih berlangsung di masa kini? Ya! Namun mujizat Tuhan bukan hanya dalam peristiwa-peristiwa spektakuler (mengusir setan, meminum racun, berbahasa roh, memegang ular, dst) tetapi juga dalam peristiwa-peristiwa teduh, tenang, dan angin sepoi-sepoi (bdk. 1 Raja 19:12). Kita juga menerima mujizat Tuhan melalui karya penebusan dan penyelamatan-Nya. Karena itu, hidup saling mengasihi merupakan bentuk rasa syukur kita terhadap mujizat-Nya (1 Korintus 13:4-7).

Ketiga, percayalah, Dia turut bekerja. Allah tidak hanya mengutus murid-murid-Nya tetapi la juga ikut bekerja dan meneguhkan firman yang diberitakan hingga kedatangan-Nya kelak. Ini menjadi jaminan dan janji bagi orang percaya yang sungguh-sungguh menabur dan menebarkan Firman-Nya. Walaupun dunia berubah namun la tetap setia bekerja memberkati dan melindungi anak-anak-Nya. Amin!

lihat selengkapnya......

9.10.20

KEPEMIMPINAN YANG MENGHAMBA ( MARKUS 10:35-45 )

KEPEMIMPINAN YANG MENGHAMBA

( MARKUS 10:35-45 )

 

 Pemimpin dan Bos Halaman 1 - Kompasiana.com

 

Pemimpin adalah orang yang memandu orang banyak dan mau mendengarkan yang dipandunya. Pemimpin selalu membawa pengaruh bagi pengikutnya. Sebagai pemimpin rohani, apa saja yang dikerjakannya selalu nertujuan untuk memuliakan nama Tuhan. Seorang Rohaniawan bernama William Carey pernah berkata: “Harapkan perkara-perkara yang besar dari Allah dan lakukan perkara-perkara yang besar bagi Allah.” Luar biasa bukan ?

 

Firman Tuhan hari ini tentang pengajaran Yesus tentang kepemimpinan kepada murid-Nya. Itu diajarkan karena para murid memiliki pemahaman bahwa kedudukan itu bisa diambil karena kedekatan atau nepotisme. Salah. Yesus meluruskan dan memperbaiki pemahaman mereka.

 

Saudaraku,

Bila kita menginginkan kedudukan hendaknya jangan diperoleh dengan cara-cara duniawi. Seorang pemimpin akan memiliki pengaruh dan dampak dimasa depan bila bersandar pada kehendak Tuhan pemilik masa depan.

 

Jadilah orang yang bisa dipercaya oleh orang lain dan setialah pada perkara kecil dan kini maka akan diberikan perkara yang besar di masa depan. Tuhan akan memberikan kita kesempatan ketika kita telah siap maka itu siapkanlah diri kita dengan menjalin hubungan yang intim dengan Tuhan agar kita dipenuhi dengan hikmatNya sehingga talenta, sarana, prasarana dan dukungan akan dilengkapiNya.

 

Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

 

 

lihat selengkapnya......

22.8.20

MEMBERITAKAN INJIL KE SELURUH MAKHLUK ( MARKUS 16 : 15 - 20 )





MEMBERITAKAN INJIL KE SELURUH MAKHLUK

( MARKUS 16 : 15 - 20 )

 

 

1.    Selamat merayakan Hari Kenaikan Yesus Kristus ke Sorga!

Dan setiap tahunnya kita merayakannya, itu berarti :Gaya hidup kita harus terus bersaksi dan mengabarkan kabar baik, yakni Injil: kabar keselamatan Kristus, Tuhan kita.

Hari ini kita sangat bersukacita, karena:

a.      Dia harus kembali kepada Bapa-Nya, ke asal-Nya yakni SORGA.

b.      Menyatakan fakta atau bukti kebangkitan-Nya yang sesungguhnya.

c.       Menyampaikan pentingnya:

-           tugas dan tanggungjawab kepada semua orang percaya  untuk melanjutkan tugas Yesus di dunia ini yang sudah Dia selesaikan namun harus dilanjutkan oleh orang-orang yang mau percaya kepada-Nya, di dunia ini: yakni melanjutkan Visi, Misi Pemberitaan Ijil  kepada semua bangsa dan kepada semua makhluk ciptaan, agar semakin banyak orang percaya bahwa Yesus adalah TUHAN.

-          Supaya semakin banyak jiwa-jiwa yang diselamatkan dan mendapatkan keselamatan.

d.      Kenaikan-Nya adalah kembali kepada status-Nya, kedudukan-Nya adalah Roh Allah (sehingga Dia hadir di bumi menyertai umat percaya (Omni Present: Maha Hadir) di sorga dan dunia bahkan dunia maut.

e.       Kenaikan-Nya adalah untuk menyediakan tempat bagi orang yang percaya kepada-Nya yaitu SORGA

-          Inilah janji yang Ia berikan (Yoh 14:6; “Akulah Jalan dan kebenaran dan Hidup, tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku”). Harapan kehidupan  setelah kematian bukan harapan kosong tapi Yesus sendiri sudah menjaminnya.

-          Kita diingatkan bahwa, bahwa bukan hanya dunia ini saja tempat kehidupan kita, tetapi di kekekalan/abadi’, hidup kudus

-          Dunia ini sementara, bahwa manusia tidak diciptakan hanya 120 tahun, tapi ada kelanjutannya.

f.    Kenaikan Yesus memberikan janji kedatangan-Nya yang kedua kali (Maranatha)

Yesus akan datang sebagai Hakim Agung yang menghakimi orang-orang fasik yang tidak mau percaya kepada-Nya, akan tetapi akan menjadi sukacita besar bagi orang-orang yang percaya kepada-Nya.

 

2.  Saya yakin dan Semua orang Kristen pasti semua setuju bahwa setiap pengikut Kristus mempunyai tanggung jawab untuk menyampaikan Kabar Baik atau Berita Injil kepada orang lain agar semua manusia bisa diselamatkan. Mari kita menggunakan teknologi canggih sekarang melalui media sosial, FB, Youtube, Skipe, dlsb.  Agar semakin banyak orang doberkati melalui tayangan atau informasi yang kita sampaikan.

 

Mari kita mau memberitakan Injil melalui totalitas hidup kita, apa dan bagaimana pun pekerjaan kita, di mana pun kita berada, buatlah itu menjadi MIMBAR kita untuk mengabarkan Injil Keselamatan Kristus!

lihat selengkapnya......

PERSEMBAHAN JANDA MISKIN ( MARKUS 12 : 41 - 44 )





PERSEMBAHAN JANDA MISKIN

( MARKUS 12 : 41 - 44 )


 

1.  Anthony Robbins dalam bukunya “Unlimited Power” berkata, “Rahasia kehidupan adalah memberi.” Memang, secara naluri menerima adalah kesukaan semua orang. Namun, pemahaman itu kurang tepat. Dengan memberi seseorang akan menerima. Dengan memberi seseorang akan meraih hasil lebih baik. Seorang yang memberi tenaga maksimal dalam bekerja, pada waktunya akan menuai hasil lebih banyak. Seorang atasan yang mau memberi perhatian dan menghormati karyawannya akan dicintai dan mendapat karyawan yang loyal. Intinya, dengan memberi seseorang justru akan melimpah.

 

2.  Perikope ini, Yesus hendak mengajarkan kepada kita bagaimana pemeliharaan Allah terhadap para janda, khususnya seorang janda yang memberi dari kemiskinannya ke dalam peti persembahan.

 

a.     Di Bait Allah, ada peti persembahan yang berisikan  13 tempat persembahan berbentuk terompet.

b.     Yesus duduk dan sembari melihat orang-orang yang memberikan persembahan, dan kebanyakan dari mereka yang memberi adalah dari kekayaannya.

c.      Sementara janda miskin ini, memberikan persembahannya hanya dua peser (mata uang tipis dan terkecil nilainya pada saat itu).

 

3.  Melihat hal itu, Yesus memanggil para murid-Nya dan berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda  miskin ini memberi lebih banyak  dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan.”

a.     Yesus memberikan pengertian, bahwa Allah mengukur persembahan  bukan dari jumlah yang dipersembahkan  tetapi dari kasih, pengabdian, dan pengorbanan yang terkandung dalam persembahan itu.

b.     Orang-orang kaya itu memberi dari kelimpahannya, tapi si janda itu dari kehidupannya yang miskin kepada Allah.

 

4.  Dana ini merupakan kotak sumbangan untuk orang-orang miskin, dan ditaruh dalam Bait Allah, karena tindakan amal dan tindakan ibadah sungguh seiring satu sama lainnya. Maksudnya, kalau Allah dimuliakan dengan penyembahan kita, maka sudah sewajarnya juga kalau Ia juga dimuliakan dengan bantuan kita terhadap umat-Nya yang miskin; dan memang doa dan sedekah itu selalu berhubungan.

a.   Kalau kita mengadakan pengumpulan dana amal, supaya kita bisa mengajak dan mengarahkan tangan-tangan pribadi untuk memberi bagi kaum miskin. Sangatlah baik kalau orang yang mampu bisa menyisihkan berkat yang telah mereka terima dari Allah (1 Kor 16:2), supaya mereka siap untuk memberi sesuatu sebagai persembahan amal, yang memang diperuntukkan khusus untuk tujuan ini.

b.    Sangat indah kalau kita melihat orang kaya beramal, melihat banyak orang kaya yang demikian, dan melihat mereka tidak hanya memasukkan uang, tetapi memasukkannya dalam jumlah yang besar.

c.    Perhatikanlah, mereka yang kaya harus memberi dengan kaya pula. Jika Allah memberi kepada kita dengan berlimpah, Ia juga mengharapkan kita untuk memberi dengan limpah kepada orang miskin.

d.   Tidaklah cukup bagi orang kaya untuk berkata bahwa mereka memberi dalam jumlah yang sama dengan yang diberi orang lain, karena mungkin saja orang lain memiliki kurang dari yang mereka miliki dalam dunia ini.

e.    Sebaliknya, mereka harus memberi dalam jumlah yang seimbang dengan harta benda yang ada pada mereka; dan jika orang kaya tidak langsung bertemu dengan orang yang memerlukan bantuan, maka sepatutnya orang kaya tersebut mencari mereka, supaya rela memberi.

7. Orang Kristen dapat memberi dengan murah hati atau dengan sedikit; Allah akan memberikan pahala sesuai dengan pemberian mereka (Lih Mat 7:1-2). Bagi Paulus, memberi itu bukan berarti kehilangan, melainkan merupakan semacam tabungan: itu menghasilkan keuntungan besar bagi mereka yang memberi. Paulus tidak berbicara terutama tentang jumlah pemberian itu, tetapi mengenai mutu dari kerinduan hati dan motivasi kita. Janda yang miskin itu memberi sedikit, tetapi Allah telah menganggapnya banyak karena dibandingkan dengan bagian yang diberikannya dan karena pengabdiannya yang sempurna.

    Mari kita memberi dengan ikhlas dan senang hati.

lihat selengkapnya......